Melakukan riset kompetitor adalah salah satu strategi pengelolaan bisnis yang cukup penting untuk dilakukan. Pasalnya, berbekal strategi ini, seorang pebisnis mampu mendeteksi adanya ancaman dari pesaing bisnis mereka. Tidak hanya itu, dengan riset kompetitor, pebisnis pun juga bisa menemukan celah dari pesaing dan memanfaatkannya sebagai senjata untuk berkembang. 

Nah, terkait riset kompetitor ini, kamu tidak bisa melakukannya secara asal-asalan. Ada beberapa langkah tepat yang perlu kamu lakukan saat hendak memulai riset kompetitor agar kamu tidak hanya sekadar fokus pada pesaing saja.

Apa saja langkah tepat untuk melakukan riset kompetitor tersebut? Simak ulasannya!

Langkah Tepat Melakukan Riset Kompetitor Untuk Hasil Maksimal

Seperti disinggung sebelumnya, riset kompetitor bukan berarti sekadar mengamati bisnis dari para pesaing. Akan tetapi, riset dilakukan secara mendetail untuk mendapatkan beragam informasi penting mengenai bisnis pesaing yang efeknya adalah untuk memajukan bisnis yang kamu kelola.

Adapun beberapa langkah tepat yang perlu diterapkan saat melakukan riset kompetitor adalah sebagai berikut:

  • Membuat daftar kompetitor

Untuk melakukan riset kompetitor, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuat daftar kompetitor yang ada. Dengan membuat daftar kompetitor, tentu kamu nantinya bisa mengidentifikasi pesaing dengan lebih mudah.

Terkait daftar kompetitor, ada beberapa kategori dasar yang bisa kamu jadikan acuan. Beberapa kategori tersebut adalah:

  • Pemain niche atau perusahaan baru dengan audiens yang kecil dan tingkat pertumbuhan rendah
  • Game changer atau perusahaan yang berkembang dengan audiens kecil tetapi tumbuh dengan cepat
  • Pemimpin atau perusahaan dengan audiens yang cukup besar dengan pertumbuhan yang cepat
  • Pemain mapan atau perusahaan besar yang memiliki audiens besar serta posisi yang stabil 

Nah, cobalah untuk melakukan klasifikasi dengan kategori di atas. Nantinya, kamu bisa menemukan mana kategori yang menjadi pesaing utama.

Baca Juga : Ketahui Sistem Kerja Mesin Pencarian agar Bisnis Dapat Traffic yang Bagus

  • Membuat profil kompetitor

Setelah membuat daftar kompetitor, langkah riset kompetitor selanjutnya adalah membuat profil kompetitor. Langkah ini juga cukup penting untuk mendapatkan informasi detail tentang pesaing tersebut.

Terkait pembuatan profil kompetitor, kamu bisa melakukan analisis pangsa pasar berdasar kekuatan mereka dan meneliti siapa yang menjadi target market mereka. Selain itu, kamu juga perlu membangun profil pesaing berdasar informasi penting yang didapatkan.

Strategi Mencari Produk Terlaris

  • Melakukan identifikasi pemasaran pesaing

Langkah riset kompetitor selanjutnya yang perlu dilakukan adalah melakukan identifikasi pada pemasaran pesaing. Dengan langkah ini, kamu nantinya bisa mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang dijalankan oleh pesaing tersebut.

Untuk mendapatkan informasi detail tentang pemasaran pesaing, kamu perlu mencari tahu tentang detail produk yang dipasarkan, harga yang ditetapkan, strategi promosi yang digunakan dan lainnya. Juga, cari tahu tentang penempatan promosi mereka.

Baca juga : Mengenal Layanan Stats Intelligent yang Disediakan Enablr

  • Menentukan praktik terbaik

Langkah riset kompetitor terakhir yang perlu dilakukan adalah menentukan praktik terbaik. Setelah melakukan identifikasi dan mendapatkan informasi, kamu perlu melakukan langkah terbaik sebagai eksekusi. 

Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan berbagai pendekatan yang berbeda. Salah satu yang paling banyak digunakan adalah analisis SWOT sederhana.

Berbekal langkah di atas, kamu nantinya akan mendapatkan kemudahan ketika hendak melakukan riset kompetitor. Jika kamu masih bingung mengenai langkah riset kompetitor, kamu bisa menggunakan layanan Enablr.

Tentunya, platform ini bisa diandalkan untuk membantu kamu melakukan riset kompetitor. Dengan fitur yang dimiliki, Enablr akan memberikan hasil riset yang lengkap dan detail sehingga kamu bisa mendeteksi ancaman yang ada serta mencari celah untuk mengalahkan kompetitor.